Path to your heart

“Jangan pernah berusaha keras menyakiti dirimu sendiri.”

“Maksudmu?”

“Kau tidak usah pura-pura bodoh. Aku cukup tahu dirimu dan bagiku kau tak ubahnya seperti landak yang mencabuti durinya satu persatu.”

“Kau tidak benar-benar mengenalku.”

“Justru aku sungguh mengenalmu, Na.”

“Kamu sok tahu!”

Aku bergegas meninggalkannya. Aku paling malas berurusan dengan pria sok tahu macam Gerrald.Dia pasti sudah memasang senyum lebar, merasa semua yang dikatakannya tadi benar. Huh, dasar kastil es berwajah malaikat! Wait, aku tidak perlu memujinya berlebihan. Hmm, kuakui wajah tampannya itu selalu gagal disembunyikan walau hanya dengan balutan pakaian sederhana. Tapi, sifat gue-tau-semua-hal yang bersarang di tubuh atletisnya itu membuatku ingin menyumpal mulutnya dengan sandwich isi kalkun yang baru kubeli tadi.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s